Wednesday, June 1, 2011

Sunnah Nabi: Sebarkan Salam


Assalamualaikum. السلام عليكم

(Ucapan selamat sejahtera ke atas kamu semua) merupakan ucapan salam dalam bahasa Arab, ia adalah sunnah dari Nabi Muhammad s.a.w., yang dapat merekatkan ukhuwah Islamiyyah umat Muslim di seluruh dunia. Memberi salam adalah sunat, sedangkan menjawabnya adalah wajib.

Dari Suatu Hadis;

“Kamu tidak akan masuk surga hingga kamu beriman, dan kamu tidak beriman hingga kamu saling mencintai (karena Allah). Apakah kamu maujika aku tunjukkanpada satu perkara jika kamu kerjakan perkara itu maka kamu akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kamu!”
(Hadis Riwayat. Muslim)

Ungkapan Islami ini lebih berbaloi diungkapkan dibandingkan dengan ungkapan-ungkapan kasih-sayang yang digunakan oleh bangsa-bangsa lain seperti "Hello atau Hai ataupun selamat pagi". Hal ini dapat dijelaskan dengan alasan-alasan berikut ini.

1. Salam bukan sekedar ungkapan kasih-sayang, tetapi memberikan juga alasan dan logik kasih-sayang yang di wujudkan dalam bentuk doa pengharapan agar anda selamat dari segala macam duka-derita. Tidak seperti kebiasaan orang Arab yang mendoakan untuk tetap hidup, tetapi Salam mendoakan agar hidup dengan penuh kebaikan.

Salam Adalah Suatu Doa, Kita mendokan Kesejahteraan keatas saudara yang kita jumpa.. sedang saudara kita juga akan membalasnya dengan mendoakan kesejahteraan kepada kita. Nah, inikan satu timbal balik yg menguntungkan kita juga!

2. Salam mengingatkan kita bahwa kita semua bergantung kepada Allah SWT. Tidak satupun makhluk yang dapat memalangi atau memberikan manfaat kepada siapapun juga tanpa perkenan Allah SWT.


Allah s.w.t. berfirman dalam Surah Al-Hasyr Ayat 23:

Dialah Allah, tidak ada ilaah (sesembahan) yang layak kecuali Dia, Maha Rajadiraja, yang Maha Suci, Maha Sejahtera, Maha Mengurniai rasa aman, Maha Memelihara, Maha Perkasa, Maha Kuasa, Maha Memiliki segala keagungan. Maha Suci Allah dari segala yang mereka persekutukan.


Di dalam ayat ini, al-Salam; dibaca As-Salam (Maha Sejahtera) adalah satu dari nama-nama agung Allah s.w.t. Kini, Kita akan mencuba untuk memahami erti, keutamaan dan penggunaan kata Salam

KAEDAH;

Mendahului memberi salam dan membalasnya juga termasuk yang diperhitungkan. Maka kita hendaknya menyukai mendahului memberi salam. Sama halnya kita harus membalas salam demi menyenangkan Allah SWT dan menyuburkan kasih-sayang diantara kita semua.

Rasulullah SAW selanjutnya memberikan arahan memberi salam bahawa:

  • Orang yang berkenderaan harus memberi salam kepada pejalan-kaki.
  • Orang yang berjalan kaki memberi salam kepada yang duduk.
  • Kelompok yang lebih sedikit memberi salam kepada kelompok yang lebih banyak jumlahnya.
  • Yang meninggalkan tempat memberi salam kepada yang tinggal.
  • Ketika pergi meninggalkan atau pulang ke rumah, ucapkanlah salam meski tak seorangpun ada di rumah (malaikat yang akan menjawab).
  • Jika bertemu berulang-ulang maka ucapkan salam setiapkali bertemu.


Pengecualian kewajiban menjawab salam:

  • Ketika sedang solat. Membalas ucapan salam ketika solat membatalkan solatnya.
  • Khatib, orang yang sedang membaca Al-Quran, atau seseorang yang sedang mengumandangkan Adzan atau Iqamah, atau sedang mengajarkan kitab-kitab Islam.
  • Ketika sedang buang air atau berada di bilik mandi.


Sama Sama Beramal~ :-)

Tuesday, May 31, 2011

Sunnah Nabi: Tidur

1) MEMBACA BISMILLAH

Sesungguhnya Setiap Amal itu bermula dengan niat. maka wajiblah kita memulakan setiap perbuatan kita kerana Allah s.w.t. Tidur dimulakan dengan Bismillah dapat mengelakkan dari gangguan staitan.

2) POSISI TIDUR

Diriwayatkan daripada Barra2 bin ‘Azib r.a: Sesungguhnya Rasulullah s.a.w bersabda:

إذا أتيت مضجعك فتوضأ وضوءك للصلاة ثم اضطجع على شقك الأيمن...

Maksudnya: “Apabila kamu hendak tidur di tempat pembaringan (Katil) kamu hendaklah kamu berwuduk seperti wuduk untuk solat. Kemudian hendaklah kamu baring di lambung kanan (rusuk sebelah kanan) kamu. (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Hadis ini mengajar kepada umat Islam supaya baring pada lambung kanan.

Tidur yang terbaik adalah dengan kedudukan mengiring ke kanan kerana paru kiri lebih kecil daripada paru kanan. Ini menyebabkan jantung menanggung benda yang lebih ringan. Hati juga akan dalam kedudukan tetap stabil dan tidak tergantung. Perut akan bertenggek diatasnya dengan baik. Ini memudahkan untuk mengosongkan makanan dari perut selepas proses penghadaman.


3) BERWUDHUK

Rasulullah saw bersabda: “Apabila kalian hendak mendatangi tempat tidur, maka berwudhulah seperti wudhu kalian untuk shalat kemudian berbaringlah kesisi kanan!”

4) MEMBACA AYAT AYAT AL-QUR'AN

Sebelum tidur hendaklah kita untuk membaca ayat-ayat AI-Qur’an terlebih dahulu, Seperti:

a. Membaca Ayat kursi, berdasarkan hadits tentang kisah Abu Hurairah yang diajari oleh syaithon ayat kursi kemudian dia berkata: “Jika engkau membacanya, maka Allah senanriasa akan menjagamu dan syaithon tidak akan mendekatimu hingga pagi.”

b. Membaca 3 Qul; surat Al-lkhlas, AI-Falaq, An-Naas, berdasarkan hadits A’isyah dia berkata: “Adalah Rasulullah apabila hendak tidur beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu meniupnya seraya membaca surat Al-lkhlas, AlFalaq, An-Naas, kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangannya kebagian tubuh yang bisa diusap, dirnulai dari kepala, wajah dan bagian tubuh lainnya sebanyak tiga kali “.

c. Membaca Dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah, berdasarkan hadits: Dari Abu Mas’ud Al Badriyyi bahwasanya Rasulullah bersabda: “Dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah barang siapa yang membacanya diwaktu malam maka akan mencukupinya”.

5) MEMBACA DO'A

Diantara do’a do'a sebelum tidur seperti yang telah diajarkan Nabi:

“Yaa Allah dengan menyebut nama-Mu aku mati dan hidup”.

“Yaa Allah… aku berserah diri kepada-Mu, aku serahkan segala urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu karena mengharap dan takut kepada-Mu, tidak ada tempat bersandar dan tempat menyelamatkan kecuali kepada-Mu, Yaa Allah… aku beriman kepada kitabMu yang telah engkau turunkan dan kepada NabiMu yang telah engkau utus”, maka jika engkau meninggal pada malam harinya sungguh engkau meniggal dalam keadaan throh dan jadikanlah do’a tersebut akhir yang engkau ucapkan.

* MIMPI:

Apa yang harus dilakukan jika bermimpi?
Dari Abdullah Bin Abu Qotadah bahwasanya Rasulullah bersabda: “Mimpi yang baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi yang buruk dari syaitan, maka apabila salah seorang diantara kalian mimpi buruk hendaklah ia meludah kearah kiri dan mohonlah perlindumgan kepada Allah dari keburukanya, sesungguhnya hal itu tidak akan memudharatinya”.

6) DO'A BANGUN DARI TIDUR

bangun dari tidur hendaklah kita berdo’a:

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setetah sebelumnya mematikan kami dan hanya kepadaNya kami akan dibangkitkan". Demikianlah pembahasan kita kali ini, akhirmya kita memohon kepada Allah tauk dan hidayah-Nya agar tetap istiqomah dialas jalan-Nya. Amiin